Wednesday, 27 May 2015

Cara Merawat dan Pemasteran Burung Cendet Anakan (Bakalan) Agar Cepat Ngisi

Salam Kicau Mania, pada postingan sebelumnya sudah kita bahas mengenai bagaimana memilih cendet anakan yang bagus untu dijadikan calon juara, jika belum baca silahkan di klik link tersebut (cara memilih cendet anakan yang bagus). Pada postingan kali ini kita akan membahas bagaimana cara merawat, memasteri atau proses pemasteran burung cendet anakan (bakalan) agar cepat bunyi. 

Bagi sebagian Kicau Mania yang bertipe pekerja keras (julukan bagi kicau mania yang mencetak jawara sendiri), adalah suatu kebanggaan jika mempunyai burung jawara dari hasil cetakan sendiri (memelihara dari kecil) kepuasan tersebut didapat dari pengamatan dan pengalaman ketika memelihara sejak kecil, tentunya ini sedikit merepotkan tapi disisi lain ini adalah tantangan dan sangat mengasyikan.

Pertanyaanya adalah, bagaimana cara merawat dan memasteri burung bakalan atau burung anakan agar cepat ngisi? baik mari kita bahas langkah-langkahnya.

  1. Pastinya yang pertama adalah siapkan kandang (sangkar), disarankan untuk merawat burung cendet anakan jangan gunakan kurung yang terlalu besar, mengapa demikian? karena tipe burung cendet adalah burung jenis petarung yang mempunyai tingkat naik turun birahi yang sangat cepat akibatnya burung cendet gampang monting (salto), dengan pemberian sangkar yang kecil ketika masih anakan maka membiasakan cendet untuk tidak terlalu banyak bergerak (salto) pertanyaanya, apakah leluasa dengan sangkar kecil? justru itu biar cendet supaya terbiasa jadi ketika nanti sudah gacor dan siap tempur ketika ditaruh di sangkar besar tidak salto.
  2. Untuk proses pemandian usahakan jangan terlalu sering dimandikan, karena kondisi cendet anakan masih belum terlalu kuat seperti cendet dewasa lagipula cendet anakan belum saatnya diseting untuk lomba jadi mandikan cendet anakan 1 minggu satu kali cukup. 
  3. Untuk proses penjemuran, untuk cendet anakan jangan terlalu lama dijemur karena kondisi bandan cendet belum terlalu kuat untuk dijemur lama, ya sekdar dihangatkan diwaktu pagi, untuk waktu tergantung kondisi cendet jangan sampai cendet bakalan sampai membuka paru (kepanasan), karena kebanyakan cendet anakan yang terlalu lama dijemur akan lumpuh (berdasarkan beberapa pengalaman teman cendet mania).
  4. Pemberian pakan, untuk cendet anakan usahakan cendet anakan selalu kenyang jangan sampai burung cendet merasa lapar karena kalau kita lihat di alam indukan burung cendet tidak pernah membiarkan anaknya lapar, untuk mengatasi itu berilah pakan jangkrik dan ulat kandang yang cukup (biasanya pagi setengah cepuk sore setengah cepuk) agar cendet tidak merasa kelaparan. Dan mudah menangkap suara pemasteran.
  5. Memilih suara masteran, sebenarnya untuk pemasteran burung cendet anakan (bakalan) bisa dibilang susah susah gampang, tapi melihat dari beberapa pengalaman kicau mania yang menggeluti dibidang burung cendet, burung cendet cepat menangkap suara dari burung asli karena suara burung asli lebih mudah ditirukan dan suaranya bervariasi tidak monoton, tapi untuk mencari burung asli yang bisa dijadikan masteran memang agak susah, alternatifnya adalah dengan MP3 tapi apakan dari MP3 susah masuk? tidak juga karena burung cendet adalah jenis burung yang cerdas mudah meniru, pilihlah masteran suara-suara kasar dan ngerol seperti gereja tarung, cucak jenggot, tengkek buto, cililin dll.  Masterilah burung cendet diwaktu pagi habis dikasih makan karena ketika masih pagi cendet masih fress sehingga mudah merekan suara burung lain, coba perhatikan ketika pagi habis dikasih makan cendet akan mendengarkan ketika mendengar suara burung lain. Selain itu juga waktu malam tapi usahakan jangan terlalu keras pelan tapi pasti, jika menggunakan MP3 maka editlah MP3 agar tidak bunyi terus menerus tapi harus ada jedannya agar burung tidak bosan. Masterilah secara konsisten (rutin). Untuk pemasteran dengan burung langsung cukup dengan didekatkan saja dengan burug pemaster.
  6. Yang terakhir proses pengerodongan, kerodong burung anakan sehabis dijemur sebentar dan dikasih makan usahakan kerodong selalu bersih karena kerodong yang kotor akan membuat burung tidak nyaman.

Mungkin itu yang bisa kami bagi pada postingan kali ini sekali lagi kami bukan menggurui masih banyak master-master kicau mania yang lebih jago, tapi ini berdasarkan beberapa pengalaman dari para master cendet. Karena setiap kicau mania pasti punya cara tersendiri utnuk perawatan jagoannya. Maka dari itu kami butuh masukan saran dan kritik dari tulisan ini pada kolom komentar.

Semoga bermanfaat salam kicau mania

CATATAN PENTING Selalu latih burung cendet anakan seminggu sekali bawa ketempat lain hanya sekedar di ketemukan sebentar dengan burung yang umurnya sejenis atau sudah dewasa agar burung terbiasa dengan suasana baru. Pahami karakter burung karena setiap burung mempunyai karakter sendiri-sendiri

No comments:

Post a Comment